PROGRAM WAKAF PEMBANGUNAN

PROGRAM DONASI WAKAF PEMBANGUNAN PONDOK PESANTREN SHUFFAH AL-JAMA’AH TASIKMALAYA

Siapa yang tidak ingin ketika ia meninggal, namun pahala untuknya terus mengalir?

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثَةٍ : إِلا مِنْ صَدَقَة ٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila anak adam (manusia) telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya darinya, kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah (sedekah yang pahalanya terus mengalir), ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang selalu mendoakannya.” (HR Muslim No. 1631).

Satu-satunya Aula Pesantren yang difungsikan untuk berbagai kegiatan, jumlah kelas dan jumlah asrama yang sedikit berbanding terbalik dengan jumlah santri yang semakin meningkat tiap tahunnya. Akibatnya, kapasitas bangunan yang ada tidak lagi mampu menampung santri serta kegiatan belajar mengajar santri menjadi kurang kondusif.

Kenapa Perluasan Bangunan Pesantren Shuffah Al Jama'ah Dibutuhkan?

Mari ambil kesempatan emas ini sebagai peluang jariyah kita di akhirat kelak

Copyright © 2025 · Shuffah Al Jama’ah · All Right Reserved