Kesbangpol Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Intoleransi & Radikalisme di Pesantren Shuffah Al-Jama’ah

Kamis – Shuffah Al-Jama’ah mengikuti Sosialisasi yang diadakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dengan tema “Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, serta Terorisme.” Sosialisasi ini digelar di Gedung Olahraga Latansa pada Hari Kamis (16/05/24).

Dalam acara tersebut menghadirkan narasumber dari Densus 88 yakni Bapak Agus, dan Drs. Eko Siswanto. Selain itu, acara dihadiri oleh jajaran Kepolisian dan TNI, Ketua Yayasan Shuffah Hizbullah Al-Fatah Bapak Herdi Qonitan, Pimpinan Pesantren Ustadz Hasan Yusuf M.Pd., Musrif/ah dan diikuti para santriwan-santriwati yang turut serta dalam sosialisasi mengenai bahaya faham-faham radikalisme yang dapat mengancam keberagaman dan ketertiban masyarakat.

Seluruh unit pesantren dihadirkan untuk diberikan pemahaman tentang gerakan radikalisme dan ancaman terhadap NKRI. Sosialisasi ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dalam menangkal gerakan radikalisme di lingkungan pesantren, menguatkan para santri agar terus menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI, mengantisipasi berkembangnya paham radikal di lingkungan pendidikan berbasis agama. Paham radikal ini adalah paham yang bertentangan dengan ideologi Pacasila, sehingga harus dicegah secara bersama-sama.

Bapak Agus selaku pembicara dalam sosialisasi tersebut mengatakan “Kita harus melawan semua gerakan yang mengarah pada radikalisme dan terorisme. Penyebab munculnya radikalisme dan terorisme antara lain karena kurangnya pemahaman tentang ajaran agama yang parsial atau sepotong-sepotong.”

“Terorisme berawal dari pemikiran intoleran sehingga muncul sikap radikalisme terhadap agama dan negara,” sambungnya. Oleh karena itu, kita harus melakukan pencegahan dan action plan dalam menangkal hal tersebut dengan cara memahami ajaran agama dengan sempurna/seutuhnya, menjaga persatuan dan kesatuan, mengurus dan memakmurkan tempat ibadah, mendeteksi dini dilingkungan keluarga, masyarakat dan wilayah mengenai faham tersebut dan kuatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan YME.

Pondok Pesantren adalah salah satu pondasi terbaik bangsa Indonesia yang merupakan acuan dalam menanamkan pemahaman agama islam yang benar yaitu islam yang rahmatan lil’alamin dimana pondok pesantren memiliki potensi dan pengaruh yang cukup signifikan bagi kalangan masyarakat. Pesantren memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan Bangsa kedepan, karena lembaga itu telah dianggap sesuai dengan kultur masyarakat. Dengan adanya pondok pesantren diharapkan dapat memperlambat atau mencegah maraknya paham radikal yang sudah semakin tersebar di berbagai kalangan di NKRI ini.

Indonesia adalah negara besar yang memiliki keanekaragaman perbedaan agama, suku, bahasa, sosial dan budaya. “Kita berbondong-bondong, berbeda suku bangsa tapi disatukan oleh 1 kalimat, yaitu “Taqwa”, ungkap pembicara Drs. Eko Siswanto. Oleh karena itu, kebhinekaan, kecintaan terhadap NKRI, dan pemahaman agama yang lurus sangat berkaitan erat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan sikap saling toleransi.

Santri Shuffah Al-Jama’ah Penerima Beasiswa Baznas 2023 Melaksanakan Campus Tour ke PTN Yogyakarta

Tasikmalaya  Sebanyak 8 santri Shuffah al-Jama’ah penerima Beasiswa Santri BAZNAS 2023 melakukan kunjungan atau Campus Tour ke beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Favorit yang ada di Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan realisasi perpanjangan tangan dari Program Pembinaan Beasiswa Santri BAZNAS 2023 yang bertajuk “Santri Goes To PTN: Menumbuhkan Kemandirian dan Adaptasi dengan Budaya Baru”.

Campus Tour yang dilaksanakan selama 2 hari 3 malam ini, merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka pembinaan persiapan masuk perguruan tinggi negeri yang diinginkan. Disana, santri bisa mengobservasi, bertanya & berinteraksi langsung untuk mendapatkan informasi kepada mahasiswa yang ada di kampus tersebut.

Seperti yang kita ketahui, Beasiswa Santri BAZNAS 2023 merupakan beasiswa persiapan melanjutkan ke pendidikan tinggi yang diperuntukkan bagi para santri aktif berprestasi yang sedang menempuh pendidikan di kelas XII (3) tingkat MA Sederajat yang memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di tahun 2024. Bantuan diberikan melalui pesantren untuk dikelola sebagai dana persiapan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit dengan total bantuan senilai Rp. 6.000.000,-/santri.

Beberapa kampus yang dikunjungi diantaranya adalah Universitas Muhammadiyyah Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain berkunjung ke universitas, santri juga berkesempatan untuk melaksanakan sholat subuh berjama’ah di Masjid Jogokariyan. Dimana masjid ini mempunyai sejarah yang panjang, tak hanya dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dan dakwah, tetapi juga wadah berkesenian, sosial, dan berperan sebagai penggerak perekonomian. Setelah itu, agenda terakhir ditutup dengan berkeliling mengunjungi Museum Dirgantara.

Santri Shuffah Al-Jama’ah Melaksanakan Sosialisasi Pembinaan Beasiswa Santri BAZNAS 2023

Tasikmalaya  Shuffah Al-Jama’ah Tasikmalaya melaksanakan Sosialisasi Pembinaan & Persiapan Masuk PTN kepada 8 Santri Penerima Beasiswa Santri BAZNAS 2023. Sosialisasi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pesantren terhadap pendidikan jangka panjang para santri serta pembakuan karakter guna mempersiapkan santri yang siap dalam memasuki PTN yang mereka impikan. (Kamis, 25 Januari 2024).

Beasiswa Santri BAZNAS 2023 merupakan beasiswa persiapan melanjutkan ke pendidikan tinggi yang diperuntukkan bagi para santri aktif berprestasi yang sedang menempuh pendidikan di kelas XII (3) tingkat MA Sederajat yang memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di tahun 2024. Bantuan diberikan melalui pesantren untuk dikelola sebagai dana persiapan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit dengan total bantuan senilai Rp. 6.000.000,-/santri.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para santri mendapat materi bimbingan langsung dari Pimpinan Pesantren Shuffah Al-Jama’ah, Ustadz Hasan Yusuf, M.Pd. Pemateri menggarisbawahi pentingnya semangat dan motivasi bagi santri yang memiliki prestasi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Selain itu, Ia mengatakan sangat bersyukur santri-santrinya bisa lolos dan diterima beasiswa baznas ini.

Kegiatan ini terbagi menjadi 3 sesi. Pada tiap sesinya, acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan sambutan dan tilawah untuk kesuksesan acara. Para pemateri kemudian menyampaikan materi mereka dengan jelas dan menginspirasi, memberikan wawasan tentang proses pendaftaran perguruan tinggi, persiapan ujian masuk, dan manfaat dari mendapatkan beasiswa.

Sesi terakhir adalah sharing & tanya jawab yang menjadi bagian menarik dalam kegiatan ini. Di mana para santri dapat berinteraksi langsung dengan Alumni sekaligus Mahasiswa PTN penerima bea baznas untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan memperjelas pertanyaan-pertanyaan yang muncul.

Kegiatan Sosialisasi ini ditutup dengan harapan bahwa para santri yang berprestasi akan terus semangat dan memanfaatkan peluang yang ada untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dengan adanya beasiswa yang tersedia, diharapkan semakin banyak santri yang dapat mengakses pendidikan tinggi dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Sehingga terciptanya kader penerus bangsa yang profesional di bidangnya dan menjadi pemimpin bangsa dan negara di masa depan.

Berikut adalah nama-nama santri yang mendapatkan beasiswa santri BAZNAS tahun 2023; Arif Rahman, Egis Anggara Cahya, M. Khanieffan Firdaus, Salman Nur Aslam, Ardini Alkhairani, Mita Nurhasanah, Riri Sita Aulia, dan Sarah Ainun Mardhiyyah.

Serah Terima Jabatan Pengurus AQSO Masa Bakti 2023/2024

Bismillahirrohmannirrohim

Senin, (08/01/24) – Alhamdulillah telah dilaksanakan kegiatan Upacara sekaligus prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) AQSO Masa Jihad 2022/2023 kepada Pengurus Baru Tahun 2023/2024. Upacara & Sertijab ini turut dihadiri oleh Asatidz, Musyrif/ah, dan seluruh santriwan – santriwati Pondok Pesantren Shuffah Al- Jama’ah.

Dalam amanatnya, Pimpinan Pesantren  menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus OSIS TA. 2022/2023. Harapannya semoga AQSO yang baru terpilih mampu membawa perubahan positif bagi pesantren dan menjadi teladan yang menginspirasi bagi seluruh santriwan/wati Pondok Pesantren Shuffah Al-Jama’ah.

AQSO atau Ash Shuffah Quranic Student Organization  merupakan nama lain dari OSIS. AQSO dibentuk sebagai organisasi pesantren Shuffah Al Jama’ah sebagai wadah bagi santri untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Sehingga, pembentukan organisasi ini diharapkan mampu membentuk karakter santri yang mandiri, cerdas, aktif, kreatif, dinamis, serta berpestasi. AQSO juga memiliki peran penting sebagai teladan bagi santri lain agar mereka mempunyai motivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

Kegiatan ditutup dengan Pembacaan Surat Keputusan Pesantren tentang susunan Pengurus OSIS Masa Bakti 2023/2024 oleh Pimpinan Pesantren yakni, Ust. Hasan Yusuf M.Pd., Al Hafidz. Dilanjut dengan berjabatan tangan/ salaman seluruh santri kepada Asatidz & Musyrif/ah sebagai salah satu pembiasaan untuk membentuk karakter dan menumbuhkan perilaku baik bagi santri, menanamkan sikap sopan dan hormat kepada guru dan orang yang lebih tua.

Barokallohu fiikum..

Copyright © 2025 · Shuffah Al Jama’ah · All Right Reserved