Membangun SDM Unggul di Ponpes Shuffah Al-Jama’ah Tasikmalaya dengan 5 Karakter Utama

Pondok Pesantren Shuffah Al-Jama’ah Tasikmalaya dikenal sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter. Dalam era modern ini, keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya diukur dari kualitas ilmu yang disampaikan, melainkan juga dari pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki integritas dan komitmen tinggi. Untuk itu, pesantren ini menerapkan 5 karakter utama yang wajib dimiliki oleh setiap insan yang terlibat di dalamnya. Karakter tersebut adalah: Etikabilitas, Intelektualitas, Elektabilitas, Integritas, dan Loyalitas.

1. Etikabilitas: Merealisasikan Nilai, Norma, dan Tatakrama

Etikabilitas merupakan fondasi awal yang mendasari setiap tindakan. Bagi SDM di Pondok Pesantren Shuffah Al-Jama’ah, ini berarti menjaga etika dalam berkomunikasi, berinteraksi, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kesopanan. Dengan memiliki etikabilitas yang tinggi, setiap individu diharapkan mampu menjadi teladan dalam bersikap santun dan menghormati sesama rekan kerja, santri, serta masyarakat sekitar. Etikabilitas ini menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan profesional, sejalan dengan nilai-nilai Islami yang dipegang teguh oleh pesantren.

2. Intelektualitas: Pola Pikir dan Pemahaman yang Mendalam

Pesantren Shuffah Al-Jama’ah senantiasa mendorong seluruh SDM-nya untuk terus meningkatkan kemampuan intelektual sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan zaman. Intelektualitas disini mencakup pola pikir yang kritis dan analitis, kecerdasan dalam menyelesaikan masalah, serta pemahaman yang baik terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban.

Melalui program pelatihan dan pengembangan kompetensi, SDM didorong untuk terus belajar dan berinovasi agar mampu menghadapi dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang. Dengan pola pikir yang terbuka serta pemahaman yang mendalam terhadap ajaran agama, para pendidik dan pengurus pesantren dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang relevan dengan kebutuhan perkembangan masyarakat.

3. Elektabilitas: Jati Diri dalam Mengemban Amanah

Elektabilitas dalam konteks ini bukan sekadar popularitas, tetapi lebih kepada kemampuan SDM untuk menunjukkan jati diri yang kuat dalam mengemban amanah dan tanggung jawab. Setiap individu di Pondok Pesantren Shuffah Al-Jama’ah didorong untuk memiliki komitmen yang tinggi dan sikap profesional dalam menjalankan peran masing-masing. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat dan santri terhadap lembaga ini semakin terjaga, dan pesantren dapat berperan secara optimal dalam mencetak generasi yang berintegritas.

4. Integritas: Konsistensi dan Kejujuran dalam Tindakan

Integritas menjadi nilai kunci yang mengikat seluruh karakter unggul dalam SDM pesantren. Kejujuran, transparansi, dan konsistensi dalam setiap tindakan adalah landasan yang harus dimiliki oleh para pendidik, pengurus, serta seluruh elemen pesantren. Dengan integritas yang tinggi, pesantren tidak hanya mampu menjaga reputasi baik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang jujur & terpercaya, sehingga terbangun kredibilitas pesantren di mata masyarakat.

5. Loyalitas: Kepatuhan dan Kesetiaan terhadap Aturan

Nilai loyalitas mengajarkan setiap individu untuk selalu setia dan patuh terhadap aturan yang sudah ditetapkan, baik dalam lingkup internal pesantren maupun terhadap nilai-nilai keislaman yang menjadi pedoman hidup. Loyalitas ini menjadi salah satu modal penting dalam menjaga kesatuan dan kekompakan, sehingga seluruh elemen di Pesantren Shuffah Al-Jama’ah dapat bekerja sama dalam mewujudkan visi misi pesantren untuk mencetak generasi Qurani yang beradab, beriman, dan mampu mengamalkan ilmunya.

Selaras dengan lima karakter SDM unggul tersebut, Pesantren Shuffah Al-Jama’ah juga mengedepankan tetralogi pesantren sebagai Landasan Pembentukan Generasi Qurani bagi santri. Tetralogi yang dimaksud berbunyi “Beradab, Beriman, Beramal, Membentuk Generasi Qurani.”

Dengan mengimplementasikan karakter Etikabilitas, Intelektualitas, Elektabilitas, Integritas, dan Loyalitas dalam keseharian kerja, diharapkan seluruh SDM mampu menjadi teladan dalam bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Sehingga, mereka tidak hanya berkontribusi dalam kemajuan pesantren, tetapi juga berkontribusi dalam mewujudkan visi pesantren untuk mewujudkan generasi qurani dan menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat.

Mari bersama membangun SDM berkarakter yang beradab, beriman, beramal, dan berjiwa Qurani untuk kemajuan pesantren dan umat!

Concept Standard Operating Procedure Management (SOPM) by :
Mudirus Shuffah Ust. Hasan Yusuf, S.Pd.,M.Pd

…إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا

Artinya: “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri..”

Asyrifah Shuffah Terpilih sebagai Peserta Pelatihan Dasar BAZNAS Volunteer

Alhamdulillah selamat & sukses kepada Asyrifah yang terpilih sebagai peserta “Pelatihan Dasar BAZNAS Volunteer”.

1. Kirei Insani Lulu Lathifah
2. Mita Nurhasanah
3. Resti Fauziyah
4. Iyin Rahmawati
5. Mia Ayunita
6. Norrisa Salsabila

Yang diselenggarakan pada:

🕰 Sabtu – Minggu, 08-09 Februari 2025

🏢 Gedung BAZNAS Institut, Jl. Matraman Raya, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur

Dengan Penyediaan Fasilitas :
1. Materi Kerelawanan dan Ke-BAZNAS-an
2. Materi Kebencanaan
3. Materi Kemanusiaan
4. Konsumsi selama kegiatan
5. Sertifikat
6. ATK
7. Pengalaman turun lapangan daerah pendistribusian (membuka dapur umum)
7. Transportasi ke lokasi kegiatan
8. Keanggotaan BAZNAS Volunteer

Semoga dengan ini bisa menambah pengalaman & keberkahan serta membawa nama pesantren agar lebih dikenal masyarakat luas. Aamiin..

Barokallohufiikum

#BAZNASVolunteer
#CahayaZakatRamadhan

Pesantren Shuffah Al-Jamaah Tasikmalaya Jalin Kerja Sama dengan UIN Syarif Hidayatullah

Pondok Pesantren Shuffah Al Jamaah Tasikmalaya telah menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA). Acara berlangsung pada Jumat (10/1) di Jakarta.

Hadir dalam penandatanganan tersebut, Ustad Hasan Yusuf, S.Pd., M.Pd. selaku pimpinan Pondok Pesantren Shuffah Al Jamaah Tasikmalaya dan diterima oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., S.S., M.Hum., CIQnR beserta jajarannya.

Kerja sama ini difokuskan pada upaya memberikan peluang kepada para santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Dalam sambutannya, Ustad Hasan Yusuf menyampaikan bahwa langkah ini merupakan komitmen pesantren untuk mempersiapkan santri dengan masa depan yang lebih cerah. “Mengantarkan santri ke pendidikan yang lebih tinggi adalah tanggung jawab kami, agar mereka memiliki kesempatan yang lebih baik,” ujar Ustad Hasan.

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora menyatakan apresiasinya atas kolaborasi ini, menekankan pentingnya sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi dalam mencetak generasi yang unggul. “Kerja sama ini menjadi langkah bersama untuk memadukan nilai-nilai Islami dengan keunggulan akademik,” tuturnya.

Baca Juga: Rancang Baterai Kendaraan Listrik, Tim Peneliti UIN Ar-Raniry Raih Dana Hibah 5 Miliar

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program studi tour ke kampus, yang merupakan bagian dari Program Beasiswa Santri Baznas 2024. Para santri diberi kesempatan untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik dan fasilitas kampus. Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara santri dengan para dosen Fakultas Adab dan Humaniora.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi para santri, tetapi juga untuk memperkuat hubungan antara pesantren dan perguruan tinggi dalam menghasilkan generasi Islami yang berkompeten di tingkat nasional maupun internasional.

Sumber : MINA News

Campus Tour Beasantri BAZNAS 2025 Kunjungi Kampus Unggulan Jakarta – Bandung

Ponpes Shuffah Al-Jama’ah sukses menggelar kegiatan Campus Tour Program Beasiswa Santri BAZNAS 2024-2025 selama 2 hari 2 malam (09-11/01/25). Kegiatan ini diikuti oleh para santri kelas XII penerima beasiswa, dengan tujuan memberikan wawasan, pengalaman serta memotivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam Campus Tour kali ini, para santri mengunjungi sejumlah kampus unggulan yang berada di Jakarta-Bandung. Diantara kampus yang dikunjungi yaitu :
1. STAI Al-Fatah (Cileungsi, Bogor)
2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
3. UPI Bandung
4. ITB Bandung
5. UIN Sunan Gunung Djati Bandung
6. Universitas Padjajaran
 
Selama Campus Tour di STAI Al-Fatah, santri menerima sambutan hangat dari Pembina & Penasehat Jaringan Pesantren Al Fatah Se-Indonesia, KH. Yakhsallah Mansur MA. Para santri diberi kesempatan untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik dan fasilitas kampus. Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara santri dengan para dosen Fakultas Adab dan Humaniora di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Terimakasih banyak kepada Beasiswa Santri BAZNAS yang telah memberikan kami kesempatan untuk dapat merasakan bagaimana proses menuju perkuliahan. Dengan mengunjungi beberapa kampus unggulan, membuat kami lebih bersemangat lagi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkap Aina salah satu santri Shuffah Penerima Beasiswa BAZNAS.

Ini memberikan experience yang sangat luar biasa bagi para santri. Dengan memasuki dunia perkuliahan, akan ada banyak pintu yang terbuka untuk meraih kesuksesan dan berkontribusi dalam memajukan Indonesia.

Gallery Foto

Forum Group Discussion Beasantri BAZNAS: Tingkatkan Mimpi Menuju Kampus Impian

(Tasikmalaya, Shuffah) — Ponpes Shuffah Al-Jama’ah gelar Forum Diskusi Grup dengan tema “Raise your dreams towards your dream campus!” Forum Diskusi ini merupakan realisasi perpanjangan tangan dari program sosialisasi beasiswa Santri BAZNAS 2024/2025. (Rab, 08/01/25)

Acara digelar di Aula Adjiji Fakhrurrozi Pesantren dengan diikuti oleh seluruh santri Kelas XII yang berjumlah 25 santri. Pesantren mengundang sejumlah alumni & pengurus yang berkuliah di Universitas Negeri & Swasta sebagai pengisi materi kegiatan.

Poin inti yang disampaikan adalah pengenalan profil kampus, sejarah & visi misi, fasilitas & layanan, prospek karir, beasiswa yang tersedia, serta lingkungan belajar.

Beberapa pengisi materi acara ini diantaranya adalah:
1. Salman Nur Aslam; Mahasiswa Universitas Siliwangi
2. Arif Rahman; Mahasiswa STMIK DCI Tasikmalaya
3. Hasna Nurfadhilah; Mahasiswi Univ. Negeri Yogyakarta
4. Iyin Rahmawati; Mahasiswi UPI Tasikmalaya
5. Nilam Cahya; Mahasiswi Univ. Islam Darussalam
6. Firda Faridatunnisa; Mahasiswi STAI Al Fatah Cileungsi
7. Fitriani; Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Ikuti Long March BSP, Shuffah Al-Jama’ah: Dukungan Nyata untuk Kumandangkan Pembebasan Palestina

(Tasikmalaya, Shuffah) — Dalam rangkaian kegiatan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2024, segenap santri, para pengajar, alumni Ponpes Shuffah Al-Jama’ah dan masyarakat Niyabah Tasikmalaya ikut serta dalam kegiatan Long March yang digelar oleh Aqso Working Group, Minggu (17/11/2024).

Aksi Long March tersebut bukan hanya simbol, tetapi sebuah pernyataan iman dan komitmen yang tulus untuk meningkatkan literasi tentang perjuangan pembebasan Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis, serta meningkatkan solidaritas kemerdekaan Palestina, sebagaimana tema utama BSP tahun ini, “Urgensi Literasi dan Edukasi untuk Pembebasan Baitul Maqdis dan Masjid Al-Aqsa”.

Oleh karena itu, harapannya aksi kali ini dapat menjadi trigger, pemicu untuk menggelorakan aksi pembelaan kita terhadap Palestina, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli, tidak hanya kepada Palestina, tetapi juga kepada semua isu kemanusiaan di dunia.

Para peserta dengan lantang meneriakkan yel-yel Perjuangan Gozwah Fathul Aqso, yang berbunyi :
Mari bebaskan Al Aqso
Jangan ragu dan jangan bimbang
Ini adalah kewajiban
Yang harus dipikul setiap ikhwan
Ayo” Jangan ragu” Tuk bebaskan Al Aqso
Bersatu padu dalam satu wadah, Jama’ah muslimin Hizbullah

Informasi Tabligh Akbar & Rihlah Tarbawiyah TMII Bandung 1446 H

Halo Sahabat Shuffah! Umma dan Abba 👋

InsyaAllah pada Bulan Februari 2025, seluruh SDM Shuffah Al-Jama’ah akan mengadakan agenda “TABLIGH AKBAR di Al-Fatah Pusat Cileungsi Bogor & RIHLAH TARBAWIYAH ke TMII BANDUNG”

Dalam Rihlah kali ini, santri akan diajak untuk perjalanan studi ilmiah untuk menambah wawasan dan spiritual ke beberapa destinasi penuh makna di TMII Bandung, diantaranya :
🔬 Museum IPTEK: Temukan inovasi dan teknologi yang memperkaya wawasan keilmuan kita sebagai Muslim.
📖 Bayt Alquran: Kagumi keindahan manuskrip Alquran kuno dan belajar sejarah perkembangan Alquran.
🧵 Museum Batik: Lihat karya seni budaya bangsa dalam berbagai motif batik penuh makna.
📢 Museum Penerangan: Jelajahi peran media dan penerangan dalam sejarah perjuangan Indonesia.

Jangan lewatkan kesempatan kali ini! Karna perjalanan ini bukan hanya rekreasi, tapi juga untuk memperdalam ilmu dan sejarah, serta memperkuat ukhuwah!

Info Pembayaran:
⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️

💳 No. Rekening: 7189227706 a.n Pondok Pesantren Shuffah Al-Jama’ah
Konfirmasi Pembayaran : 082315773979 Ustadzah Nilam Cahya

Tabungan Qurban Bersama Ahlu Shuffah

Halo Sahabat Shuffah! Umma dan Abba 👋
Bingung mau Qurban tapi dimana tahun ini??? 🤔🤔🤔
Ga perlu bingung lagi.. karna Alhamdulillah dengan izin Allah, Pondok Pesantren Shuffah Al Jama’ah membuka peluang untuk berkurban bersama para penghafal Al Quran dengan menggunakan metode tabungan bulanan. 🤩
Hanya dengan Rp. 150.000,- /Bulan x12, Umma dan Abba sudah bisa qurban kambing ditahun depan 😍, mantap gak sih???

Tenang saja tidak usah ragu yukk bergabung dan persiapkan qurban terbaik Umma dan Abba bersama Pondok Pesantren Shuffah Al Jama’ah. 😉🙌
Barakallahu Fiikum

Info selengkapnya:
⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️⤵️

💳 No. Rekening: 7278834845 a.n Shuffah Berbagi
Contact person: 083837062255 Ukhtina Kirei Insani Lulu Latifah

Lihat Skema Tabungan Saham Qurban 

Semarakkan Dirgahayu RI Ke-79 dengan Pakaian Adat, Mudir Pesantren: Membuktikan Perbedaan Kita Dalam Menjaga NKRI

Sabtu – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pondok Pesantren Shuffah Al-Jama’ah dengan mengusung tema Pakaian Adat pada Sabtu, 17 Agustus 2024 berlangsung dengan khidmat dan lancar. Tak hanya santriwan santriwati, Upacara HUT RI ke-79 ini juga diikuti oleh seluruh musyrif/ah, asyrifah & asatidz/ah pengampu dirosah.

Peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya sekadar seremonial. Momentum kemerdekaan adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan perjalanan bangsa dan memperkuat tali persaudaraan antar sesama anak bangsa, khususnya dalam konteks Ukhuwah Islamiyah. Maka diangkatnya Tema “Nusantara Baru Indonesia Maju” ini harus menjadikan substansi kita didalam mewujudkan 1 kesatuan sebagaimana dibuka dalam Pancasila “Persatuan Indonesia”.

“Alhamdulillah segenap keluarga besar dari santriwan-santriwati, asatidz, musyrif-musyrifah, asyrifah & tenaga kependidikan lain ikut mengambil kontribusi untuk memeriahkan HUT RI ini. Tema yg pesantren ambil kali ini adalah “Adat Budaya yang dimiliki oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke”. Dalam hal ini kami menggunakan ciri khas baju adat diantaranya provinsi Lampung, Aceh, Madura, Jawa, Ambon, & daerah-daerah lain membuktikan perbedaan kita dalam menjaga NKRI.” Ungkap Pimpinan Pesantren Ust. Hasan Yusuf, M.Pd. dalam sambutannya.

“Sebagaimana yang termaktub dalam UUD 1945 mengenai persatuan, Islam sudah mengajarkan 14 abad yg lalu ketika allah memerintahkan untuk Bersatu berjamaah sesuai dengan QS Ali Imran : 103 “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai,..” Maka dengan tema kita kali ini, berbedanya kultur, budaya, penampilan yang disatukan dalam konteks bangsa, akidah, ibadah & ruh perjuangan, semoga menjadi ajang dalam mensyukuri nikmat bagaimana hari ini kemerdekaan itu bisa kita rasakan tanpa adanya sedikitpun gangguan yang membuat orientasi kita keluar dari Pancasila. Pesan kemerdekaan hari ini harus kita sukuri & kita tambah dengan terwujudnya kelak kemerdekaan bangsa palestina”, sambungnya.

Indonesia adalah negara yang diakui kedaulatannya oleh bangsa palestina. Palestina merupakan salah satu negara pertama yang mengakui Indonesia sebagai negara merdeka secara de facto, tanggal 6 September 1944. Maka secara batin & secara konstitusi kita memiliki hutang dalam memperjuangkan pengakuan kedaulatan bangsa palestina. UUD 45 mengacu kita untuk mengakui bahwa kebangsaan yang ada hari ini dipalestina harus kita wujudkan karna tidak keluar dari asas prikemanusiaan & prikeadlian.

Shuffah Al- Jama’ah dengan tetraloginya yang sesuai dengan asas Pancasila yakni beradab, semoga menjadi tonggak, upaya, proses & ikhtiar dalam membangun pondok yg kita cintai ini untuk kemajuan lembaga kedepannya.

Dari santri untuk negeri, dari negeri kepada santri.
Allohu Akbar!

Gallery Foto

Kesbangpol Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Intoleransi & Radikalisme di Pesantren Shuffah Al-Jama’ah

Kamis – Shuffah Al-Jama’ah mengikuti Sosialisasi yang diadakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dengan tema “Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, serta Terorisme.” Sosialisasi ini digelar di Gedung Olahraga Latansa pada Hari Kamis (16/05/24).

Dalam acara tersebut menghadirkan narasumber dari Densus 88 yakni Bapak Agus, dan Drs. Eko Siswanto. Selain itu, acara dihadiri oleh jajaran Kepolisian dan TNI, Ketua Yayasan Shuffah Hizbullah Al-Fatah Bapak Herdi Qonitan, Pimpinan Pesantren Ustadz Hasan Yusuf M.Pd., Musrif/ah dan diikuti para santriwan-santriwati yang turut serta dalam sosialisasi mengenai bahaya faham-faham radikalisme yang dapat mengancam keberagaman dan ketertiban masyarakat.

Seluruh unit pesantren dihadirkan untuk diberikan pemahaman tentang gerakan radikalisme dan ancaman terhadap NKRI. Sosialisasi ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dalam menangkal gerakan radikalisme di lingkungan pesantren, menguatkan para santri agar terus menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI, mengantisipasi berkembangnya paham radikal di lingkungan pendidikan berbasis agama. Paham radikal ini adalah paham yang bertentangan dengan ideologi Pacasila, sehingga harus dicegah secara bersama-sama.

Bapak Agus selaku pembicara dalam sosialisasi tersebut mengatakan “Kita harus melawan semua gerakan yang mengarah pada radikalisme dan terorisme. Penyebab munculnya radikalisme dan terorisme antara lain karena kurangnya pemahaman tentang ajaran agama yang parsial atau sepotong-sepotong.”

“Terorisme berawal dari pemikiran intoleran sehingga muncul sikap radikalisme terhadap agama dan negara,” sambungnya. Oleh karena itu, kita harus melakukan pencegahan dan action plan dalam menangkal hal tersebut dengan cara memahami ajaran agama dengan sempurna/seutuhnya, menjaga persatuan dan kesatuan, mengurus dan memakmurkan tempat ibadah, mendeteksi dini dilingkungan keluarga, masyarakat dan wilayah mengenai faham tersebut dan kuatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan YME.

Pondok Pesantren adalah salah satu pondasi terbaik bangsa Indonesia yang merupakan acuan dalam menanamkan pemahaman agama islam yang benar yaitu islam yang rahmatan lil’alamin dimana pondok pesantren memiliki potensi dan pengaruh yang cukup signifikan bagi kalangan masyarakat. Pesantren memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan Bangsa kedepan, karena lembaga itu telah dianggap sesuai dengan kultur masyarakat. Dengan adanya pondok pesantren diharapkan dapat memperlambat atau mencegah maraknya paham radikal yang sudah semakin tersebar di berbagai kalangan di NKRI ini.

Indonesia adalah negara besar yang memiliki keanekaragaman perbedaan agama, suku, bahasa, sosial dan budaya. “Kita berbondong-bondong, berbeda suku bangsa tapi disatukan oleh 1 kalimat, yaitu “Taqwa”, ungkap pembicara Drs. Eko Siswanto. Oleh karena itu, kebhinekaan, kecintaan terhadap NKRI, dan pemahaman agama yang lurus sangat berkaitan erat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan sikap saling toleransi.

Copyright © 2025 · Shuffah Al Jama’ah · All Right Reserved